Wednesday, May 18, 2022

Aku Kalah Jua

Sebuah puisi dari si lemah nurani.


Kunamai rumah sebagai hatinya
Tirai-tirai yang ku buka pelan-pelan
Ada sumringah yang tampak dibalik jendela
Namun indah tak selamanya indah

Aku kalah jua

Si manusia biasa yang selalu dituntut sempurna
Dipaksa peka terhadap semua kondisi
Diminta hebat dalam segala hal
Diharap kelebihan orang-orang harus ada padaku
Aku yang mulutnya dibungkam tanpa kalimat
Hati yang kerap kali teriris dengan ungkapan serius dari mulut ke mulut

Aku kalah jua

Rentetan kisah lama yang sesekali menggores luka berulang-ulang
Semakin bertahan, semakin perih dibuatnya
Ingin lari dari beberapa masalah hidup yang selalu diperrumit
Namun, aku tak kuasa jika tak melihatnya dalam sehari saja.

No comments:

Post a Comment

Tuhan, Bebaskan !!!

Sebuah puisi untuk surgaku yang fana Hati anak mana yang tak teriris ketika menjadi saksi bahwa tubuh Sang Ibu digerogoti penyakit ganas Mer...