Seorang laki-laki akan menutup matanya ketika ia menangis, sebab ia tahu segala dosa bermula dari sana. Hatinya berusaha keras berkata tidak, namun matanya selalu saja tak peduli, dan terus-menerus menatap apa yang dilihatnya.
Seorang wanita akan menutup mulutnya ketika menangis, sebab ia tahu dari situlah segala penyesalan muncul. Hatinya berusaha keras berkata tidak, namun mulutnya selalu saja tak percaya dan selalu berkata-kata.
Jika seorang laki-laki mampu menjaga matanya, dan seorang wanita mampu menjaga lisannya. Maka, kaidah umum akan berlaku. Bahwa laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, begitu juga sebaliknya.
No comments:
Post a Comment