Puisi edisi jingga sepuluh Juni
Hangat, damai, singkat, selalu kurindukan
Senja tak selalu merah
Kadang ia kelabu
Mungkin saat itu, senja sedang bersedih
Ya, senjaku pun begitu
Ia pandai bersembunyi disetiap ringkihnya
Senjaku…
Apa kabarmu hari ini ?
Apa warnamu merah atau kelabu ?
Aku harap tak ada mendung yang mengganggumu
Semoga kau tetap merah hingga esok, pun seterusnya
Kau tahu senjaku ?
Aku selalu ingin tahu tentangmu
Mencarimu disetiap sudut mediaku
Kaupun tahu itu bukan ?
Senja sayangku…
Aku tahu maksudmu melangkah jauh
Sebab dipelukku kau tersiksa
Inginku harus menjadi inginmu
Namun..
Tak ada yang benar-benar hilang
Aku, pun kau
Kita akan kembali walau dalam bentuk ingatan
Teranglah senjaku
Yang menantimu bukan hanya aku
Hangatilah mereka
Yang memotretmu dari jauh
Aku merindukanmu..
No comments:
Post a Comment