Saya sadar tindakan saya sudah melampaui ambang batas.
Maafkan saya Pak, Bu.
Saya teramat takut kehilangan cinta hingga mengkhianati Tuhan Sang Pemilik Cinta yang sesungguhnya.
Jika takdir saya bukan cinta itu, maka jangan lagi pertemukan saya dengan cinta-cinta yang lainnya.
Semua cinta manusia adalah dusta, cinta sejati hanya orang tua dan Sang Maha Pengasih.
Terimakasih sudah bangkit sejuta kali dari patah seribu kali
No comments:
Post a Comment